Senin, 26 November 2012


MENANGKAL SANTET DENGAN ILMU FISIKA
 

Santet, teluh, sihir atau apapun namanya adalah energi negatif yang mampu merusak kehidupan seseorang, berupa terkena penyakit, kehancuran rumah tangga hingga sampai kematian.


Beberapa ilmu hitam seperti santet ternyata diidentifikasi sebagai energi bermuatan negatif ( - ) sama dengan Bumi juga ternyata bermuatan negatif. Dalam fisika Hukum Coulomb yang dikemukakan oleh Charles Augustin Coulomb (1736-1806).

"Besar gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda yang bermuatan listrik sebanding dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda itu
Besar gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda yang bermuatan listrik sebanding dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda itu."

Jika makhluk halus dan bumi memiliki muatan yang sama maka akan saling tolak menolak. Hal ini juga berkaitan dengan mitos makhluk halus tidak dapat menyentuh tanah. 

Berikut adalah metode menangkal santet :
Cara 1



Tidurlah dilantai yang langsung menyentuh bumi. Boleh gunakan alas tidur asal tidak lebih dari 15 Cm. Dengan tidur dilantai maka santet kesulitan masuk karena terhalang muatan (-) dari bumi.


Cara 2

Membuat alat elektronik yang mampu memancarkan gelombang bermuatan (-). Mahluk halus, jin, santet dll akan menjauh jika terkena getaran alat ini. Tapi Kelemahan alat ini tidak mampu mendeteksi mahluk baik dan jahat. Jadi, alat ini akan “menghajar” mahluk apa saja. Jika ada jin baik dan jin jahat maka keduanya akan “diusir” juga.


Cara 3

Melakukan gerakan senam khusus dimana tapak kaki harus menyentuh bumi. Gerakan senam ini hanya punya satu gerakan inti saja jadi mudah sekali dilakukan oleh anak2 hingga orang tua. Selain utk penyembuhan berbagai penyakit medis yg sulit sembuh, senam ini cukup banyak menyelesaikan kasus santet juga. Ini murni senam, tanpa mantra atau pernafasan khusus. Bagi yang minat, bisa beli VCDnya di IndoSpiritual


Cara 4

Menanam pohon atau tanaman yang memiliki muatan (-). Bagi yang peka spiritual, aura tanaman ini adalah terasa “dingin”. Pohon yang memiliki muatan (-diantaranya : dadap, pacar air, kelor, bambu kuning dll. Tanaman sejenis ini paling tidak disukai mahluk halus. Biasanya tanaman bermuatan (-) ini tidaklah mencengkram terlalu kuat di tanah (bumi) dibandingkan dengan tanaman bermuatan (+)


Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+) seperti pohon asem, beringin, belimbing, kemuning, alas randu dll maka phohon sejenis ini tentu akan menarik mahluk halus dan seringkali dijadikan tempat tinggal. Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+) dan mahluk halus (-) sesuai hukum C Coulomb.


Sumber http://wahw33d.blogspot.com/2010/07/menangkal-santet-dengan-ilmu-fisika.html#ixzz2DOre0e6J

MENU FISIKA

NYALA API LILIN MENGANDUNG PARTIKEL BERLIAN



VIVAnews -- Para peneliti dari Skotlandia berhasil memisahkan partikel dari tengah nyala api sebuah lilin. Hasilnya, sangat mengejutkan.

Ternyata, dalam bara api lilin ditemukan jutaan partikel berlian. Dalam sebuah penelitian, para peneliti itu setidaknya menemukan 1,5 juta nanopartikel berlian yang dihasilkan setiap detiknya dari nyala api lilin.

Adalah Dr. Wuzong Zhou dari Universitas St. Andrew yang terletak di Skotlandia Timur yang melakukan penelitian ini. Dia melakukan penelitian setelah menerima tantangan dari sesama peneliti.

"Seorang teman dari universitas lain berkata pada saya, 'tentu saja tidak ada yang tahu nyala lili itu sebenarnya terbuat dari apa'. Lalau saya katakan kepadanya bahwa saya yakin ilmu pengetahuan pada akhirnya bisa menjelaskan semuanya. Jadi saya memutuskan untuk mencari tahu," kata Zhou seperti dikutip laman foxnews.com, Kamis 18 Agustus 2011. 

Dengan menggunakan teknik sampel yang baru, Zhou dan muridnya Zixue Su sukses memindahkan partikel-partikel dari pusat nyala api lilin dan menemukan empat karbon penyusun berlian. "Ini sangat mengejutkan sebab masing-masing bentuk (partikel) biasanya diciptakan dalam kondisi berbeda," kata Zhou.

Sejak lilin pertama kali ditemukan di China sekitar 2.000 tahun yang lalu, studi telah menunjukkan bahwa molekul hidrokarbon terbakar di atas api dan karbon dioksida dilepaskan ke atas-- tapi apa yang terjadi selama proses ini masih menjadi misteri hingga kini.

Seperti halnya nanopartikel berlian di tengah nyala api lilin, para peneliti juga menemukan partikel fullerenic, bersama dengan karbon graphitic dan amorf. "Sayangnya, partikel berlian itu terbakar selama proses," kata Zhou. "Tapi ini akan merubah cara kita melihat nyala lilin selamanya."

Penemuan ini diharapkan dapan memberi petunjuk penelitian bagaimana berlian bisa dihasilkan dengan cara yang murah.

sumber :
http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/241737-nyala-api-lilin-mengandung-partikel-berlian

KARYAKU

KATA- KATA MUTIARA

Ketika kita sadar bahwa jumlah Gaya = 0
Maka kita juga harus sadar jumlah keburukan kita harus = 0


Ketika kita tahu W = F. S
Maka kita dikatakan berusaha jika ada tindakan dan bergerak 
Tidak diam dan hanya pasrah


Ketika timbul gelombang-gelombang yang tak beraturan
Maka samakan frekwensi diantara kita agar timbul gelombang yang beraturan


Ketika tahu f = n/t
Maka besarkan amal kita tiap satu sekon, agar frekwensi kebaikan kita juga semakin besar



MENU FISIKA


BATERAI JERUK
               
                Dalam pembelajaran fisika pasti dibutuhkan alat peraga. Alat peraga yang murah dan mudah dibuat dalam pembelajaran fisika sangat dibutuhkan oleh siswa. Siswa juga tidak hanya dikenalkan dengan rumus-rumus fisika saja, akan tetapi banyak hal-hal yang menarik di sekitar kita yang bisa kita manfaatkan dengan menggunakan konsep fisika.
                Alat peraga murah, salah satunya adalah baterai jeruk. Alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat baterai jeruk adalah jeruk nipis 5 buah, lempeng seng, lempeng tembaga, kabel dan lampu LED. Langkah-langkah membuat baterai jeruk nipis adalah sebagai berikut :


1.       Setiap jeruk ditusuk dengan lempeng seng  yang berfungsi sebagai kutub positif dan lempeng tembaga yang berfunsi sebagai kutub negatif  pada belahan jeruk yang sama
2.       Lempeng tembaga dihubungkan dengan lempeng seng pada masing-masing jeruk dengan kabel
3.       Hubungan dengan lampu LED maka lampu akan menyala
Mudah dan murah bukan???

BADAI PETIR ABADI

Petir dapat mengakibatkan berbagai kerugian. Gedung-gedung tinggi bisa terbakar akibat sambaran petir. Petir merupakan peristiwa listrik dinamis yaitu timbulnya loncatan muatan negatif, karena itu muatan tersebut mencari pasangan muatan positif. Akibatnya gedung akan terbakar jika terkena sambaran petir.



Di beberapa belahan dunia, terdapat fenomena alam yang luar biasa salah satunya adalah badai petir abadi yang terjadi di muara sungai Catatumbodi danau Maracaibo, Venezuela. Fenomena ini berupa awan petir yang membentuk garis kilat sepanjang 5 kilometer, setiap 140 – 160 malam dalam setahun, selama 10 jam tiap malam, dan terjadi lebih dari 280 kali dalam 1 jam itu. Intensitas petir tersebut mencapai 400.000 ampere dan terlihat hingga 400 km jauhnya. Menurut penelitian, petir ini terjadi karena tumbukan angin yang berasal dari pegunungan Andes.



laman